Sebabkan Kerugian, Ini Cara Perusahaan Hindari Negligent Hiring

 In Artikel

Ketika sebuah perusahaan mempekerjakan seseorang artinya perusahaan memercayakan orang tersebut sebagai perwakilan perusahaan. Kemungkinan terbaiknya adalah perusahaan mendapatkan karyawan yang produktif, menghargai perusahaan dan dapat dipercaya. Sedangkan kemungkinan terburuknya adalah perusahaan menghadapi tuntutan hukum akibat perilaku karyawannya, contohnya karyawan berkelahi dan melukai orang lain. Ini adalah risiko terburuk dari negligent hiring yang tak hanya mahal dari segi finansial tetapi juga merek dan reputasi perusahaan.


Apa yang menjadi penyebab negligent hiring?

Negligent hiring adalah teori hukum di mana perusahaan tak melakukan proses rekrutmen dengan seksama terhadap kandidat karyawan sehingga timbul tuntutan hukum di kemudian hari yang disebabkan oleh perilaku karyawannya.

Perusahaan bisa dituntut bertanggung jawab jika karyawan melukai rekan kerja, pelanggan, atau anggota masyarakat umum bahkan jika karyawan tersebut tidak bertindak dalam lingkup tugas pekerjaan mereka ketika cedera terjadi. Perusahaan tak bisa berdalih “kami tidak mengetahui apa-apa tentang karyawan kami” saat mendapatkan tuntutan tersebut karena seharusnya perusahaan melakukan tindakan yang rasional saat melakukan proses perekrutran.


Jadi, kapan perusahaan berisiko tinggi mengalami negligent hiring?

– Apabila perusahaan tidak melakukan wawancara yang layak

– Apabila perusahaan tak menjalankan pre-employment screening dengan seksama

Secara teori, perusahaan kecil lebih berisiko mengalami negligent hiring lantaran kurangnya kontrol. Namun,kenyataannya baik perusahaan besar dan kecil memiliko risiko yang sama. Sebuah perusahaan raksasa seperti Yahoo pernah mengalami pengalaman yang tak menyenangkan ketika mantan CEOnya Scott Thompson dinyatakan bersalah telah mengklaim gelar ilmu komputer yang sebenarnya tak pernah ia miliki.

Fakta tersebut terungkap setelah perusahaan menjalankan pemeriksaan latar belakang pekerjaan. Meskipun Yahoo tak mendapatkan tuntutan hukum dari pihak lain, namun buntut perkara tersebut tidak bisa diremehkan. Seandainya Yahoo menjalankan pre-employment screening dengan seksama, perusahaan tersebut tidak akan menderita kerugian yang paling minim sekalipun – penurunan semangat kerja ribuan engineer-nya.

Bagi sebuah perusahaan, pre-employment screening dapat memperlambat proses perekrutan atau terlalu mahal. Namun, kabar baiknya adalah bahwa proses perekrutan yang lambat dapat dicegah dengan melihat lebih dekat akar masalah dan memberikan saran untuk membuat perekrutan dan penyaringan yang lebih efisien. Pada akhirnya, berinvestasi dalam pre-employment screening adalah keputusan yang tepat untuk mencegah kerugian yang jauh lebih besar di masa mendatang.

https://hiring.monster.co.uk/hr/hr-best-practices/recruiting-hiring-advice/screening-job-candidates/how-can-i-avoid-negligent-hiring.aspx
Recent Posts
Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Start typing and press Enter to search